Zona Promo

dumaizone.com  
Rabu, 19 September 2018  
 
 
DEPAN
 
 
TOKOH KITA

Ediswan, S.Ag
   
Beranjak dari rasa keprihatinan terhadap kondisi daerah dan berbagai fenomena yang terjadi di tengah masyarakat Kota Dumai, membuat Ediswan, S. Ag terpanggil untuk ikut berkecimpung dalam kegiatan politik praktis.

Bagi pria kelahiran Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat, pada 16 April 1973 lalu itu, bila tidak masuk dalam dunia politik, tentu dirinya tak akan bisa berbuat banyak dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan tak bisa berkontribusi lebih banyak dalam memajukan daerah. Karena itulah, dia merasa perlu masuk ke dalam sistem pemerintahan.

Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi pilihan suami Meldafani, S. Pd ini sebagai wadah perjuangannya untuk kepentingan masyarakat dan daerah. Pilihannya itu bukan tanpa alasan yang kuat. Partai besutan Amien Rais itu dinilainya cocok sebagai wadah untuk berjuang memajukan masyarakat dan daerah.

“PAN tidak hanya merupakan partai yang bersifat nasional dan berasas Pancasila, tapi juga bernafaskan relegius. Bahkan, pendiri-pendiri dan tokoh-tokoh partai getol dalam pembelaannya terhadap ummat, tanpa memandang suku dan agama. Makanya PAN punya motto bela ummat dan bela rakyat,” ujar Ustadz Ediswan, yang saat ini mengemban jabatan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN Dumai Timur.

Bersama partai berlambang matahari itu, dia bertekad akan berjuang untuk mencarikan solusi dalam mengatasi berbagai persoalan daerah dan masyarakat, yang dinilainya saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Karena itulah dirinya ikut serta mendaftar sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Dumai pada Pemilu 2019 nanti.

Peraih gelar S1 dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol, Padang, ini menyorot tentang program pembangunan yang tidak merata, terutama di daerah pinggiran. Sebagaimana yang dapat diperhatikan sehari-hari tentang pembangunan infrastruktur jalan, parit, listrik, dan lainnya, yang masih terbatas di daerah pinggiran.

Begitu pula tentang para pelajar yang lebih selesa menghabiskan waktu di depan warnet. Bahkan, hingga subuh hari tanpa batasan waktu yang jelas. Persoalan dekadensi moral generasi muda daerah ini yang sangat mengkhawatirkan. Persoalan anak daerah yang tak terserap lapangan kerja, padahal Dumai merupakan kota industri.

Selain itu, juga persoalan ekonomi masyarakat yang tak luput dari perhatiannya, terutama masyarakat yang terjerat rentenir dalam mengatasi kesulitan ekonominya. Yang paling krusial baginya adalah di bidang pendidikan. Dimana pelajaran agama yang sangat sedikit didapat anak-anak di sekolah. Padahal, dengan pelajaran agama itu sangat menentukan moral generasi muda bangsa ini.

“Persoalan-persoalan yang dialami masyarakat itu tentunya harus diperjuangkan di DPRD untuk mendapatkan solusinya. Selama ini masyarakat sangat mengeluhkan bahwa aspirasi mereka tidak diakomodir dengan baik,” ucap ayah dari Annisa Salsabilla Cania, Fatimatuzzahro Cania, Gaida Jihan Fariza, dan M. Adif Khairul Mukhlas.

Sang Ustadz yang dipercaya sebagai Bendahara Umum Persatuan Mubaligh Dumai (PMD) itu menyebutkan bahwa dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, maka seseorang harus punya konsep pemikiran yang jelas dan terarah.

Dia menyebutkan, masalah warnet harus dibuatkan aturan yang jelas dan pelaksanaan aturan yang harus selalu diawasi. Selain itu, ke depan harus dibuat Peraturan Daerah (Perda), supaya anak-anak sekolah dapat memanfaatkan waktunya di luar jam belajar dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang merujuk ke rumah ibadah masing-masing. Seperti adanya jam mengaji bagi anak-anak.

Begitu pula dalam bidang pendidikan. Pendidikan agama sebagai mata pelajaran wajib juga harus ditambahkan yang setara dengan pendidikan agama untuk dijadikan muatan lokal dalam pendidikan rohani sesuai dengan agama masing-masing. Dengan demikian anak-anak generasi muda harapan bangsa akan memiliki moral yang lebih baik. Sehingga kekhawatiran terhadap akan terjadinya dekadensi moral dapat diantisipasi sedini mungkin.

Sementara untuk mengatasi masyarakat agar tak terjerat rentenir, maka perlu membentuk lembaga ekonomi yang bisa memberikan pinjaman tanpa bunga. Misalnya dengan membentuk wadah koperasi madani. Menghimpun dana zakat mal untuk kegiatan ekonomi produktif masyarakat. Hal itu adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Untuk masalah tenaga kerja, maka pihak Disnaker harus mengaktifkan BLK untuk memberikan pelatihan keterampilan keterampilan kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan di daerah ini. Dengan demikian tak ada lagi alasan bahwa tenaga kerja lokal tidak punya kemampuan. Begitu pula harus menggalakkan pelatihan wira usaha, sehingga anak-anak daerah ini siap untuk masuk dalam dunia usaha.”

Apapun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, maka perlu segera disikapi dengan bijak dan harus diperjuangkan untuk dicarikan solusinya. Karena itulah pemilik toko bangunan Mandiri Jaya di Jalan Kesuma, Jaya Mukti, itu bertekad akan fokus menyerap aspirasi masyarakat, bila dirinya kelak dipercaya masyarakat untuk duduk di DPRD Kota Dumai.

Ediswan tidak canggung masuk ke dalam dunia politik. Meski baru bergabung dengan PAN sejak 2016 lalu, namun dia tampil percaya diri. Selain berbekal pendidikan sarjana, dia pun telah ditempa dalam berbagai kegiatan organisasi di tengah masyarakat. Bahkan, dipercaya mengemban berbagai jabatan.

Diantaranya, sebagai Ketua Umum Pengurus Masjid Darussalam Jaya Mukti, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Dumai Timur, Bendahara Umum Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kota Dumai, Bendahara Umum Persatuan Mubaligh Dumai (PMD), Kabid Pengkaderan Organisasi IARMI Kota Dumai, dan lain.

Apapun keputusan masyarakat pada Pemilu tahun 2019 nanti, bagi Ustadz Ediswan hal itu adalah ketentuan Allah SWT. Namun, dia berharap agar masyarakat jeli dalam memilih calon anggota legislatif sebagai wakil rakyat dan calon pemimpin masa depan, yang lebih baik dan berkwalitas, serta pro dengan masyakat kecil. Insya Allah.***(yusnaidi abdullah)
 
 
 
 
 
 





 
 
 
 
Ediswan, S.Ag
 
 
 
 
Ragam Info  
 
 
21 Januari 2013 | 10:03 WIB
Percayakan asuransi Anda pada AJB Bumiputra 1912. Info lebih lanjut hubungi Marketing Dumai Sri Susilawati, SH di nomor 085271972633. Kami memberikan ....

 
15 Juli 2011 | 19:57 WIB
Anda butuh penyambungan baru listrik, hubungi kami biro instalasi Cahaya Riau Abadi di nomor HP 085265260272. ....

 
17 Desember 2010 | 15:20 WIB
AMAZONE MULTIJASA memberikan pelayanan dalam pembuatan stempel, kartu undangan, kartu nama, photocopy, jilid, stiker, advertising, neon box, spanduk, ....

 
21 Oktober 2010 | 21:45 WIB
Jika Anda ingin menjual barang: mobil, sepeda motor, tanah, rumah, dan lainnya, kirimkan foto dan keterangan barang, serta harga yang ditawarkan ke du ....

 
 
© 2009 dumaizone.com