Zona Promo

dumaizone.com  
Minggu, 17 Desember 2017  
 
 
DEPAN
 
 
 
Pesimistis Target Pajak Tercapai
2 Desember 2017 | 16:31 WIB
 
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017, pemerintah mematok penerimaan pajak sampai akhir tahun mencapai Rp1.283,6 triliun.

Pada 30 September 2017 realisasi penerimaan pajak baru mencapai Rp770,7 triliun atau 60% dari target. Sampai Oktober 2017 meningkat menjadi 68,29% atau naik sebesar Rp105,87 triliun menjadi Rp876,58 triliun.

Hingga 30 November 2017 serapan pajak telah mencapai 78% dari target Rp 1.283,6 triliun. Jika dihitung maka penerimaannya mencapai Rp 1.001,2 triliun atau masih kurang Rp282,3 triliun.

Beberapa pengamat menilai target penerimaan pajak hingga akhir tahun tidak akan tercapai. Sekalipun Dirjen Pajak telah berganti seiring dilantiknya Robert Pakpahan, namun dengan sisa waktu hanya satu bulan lagi maka penerimaan diprediksikan tidak akan sesuai target.
Berikut 4 pandangan pengamat perihal prediksi penerimaan pajak hingga akhir tahun 2017 :

1. Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Darussalam memprediksi capaian pajak pada 2017 akan berada di bawah Rp1.283,6 triliun.

"Soal capian pajak tahun ini yang pasti tidak akan tercapai," ujarnya.
2. Pengamat Perpajakan dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Roni Bako menyatakan penerimaan pajak hingga akhir tahun akan berada dikisaran 82%-85%.

Menurut Roni hal ini dikarenakan target pajak yang ditetapkan pemerintah terlalu tinggi. Dia menyatakan, dengan target sebesar Rp1.283,6 triliun maka tiap bulan penerimaan pajak rata-rata sebesar Rp100 triliun. Menurutnya ini angka yang terlalu tinggi.

"Kalau sekarang kayaknya enggak mungkin tercapai karena yang pertama targetnya ketinggian, 12 bulan berarti kan Rp100, triliun (per bulan), satu hari berarti Rp5 triliun. Ketinggian, jadi bukan salahnya orang pajak," ungkapnya.
3. Pengamat Perpajakan Bawono Kristiadji memperkirakan penerimaan pajak maksimal hanya mencapai 88%.

"Dari target penerimaan pajak sebesar Rp1.283 T di tahun ini, sepertinya sulit untuk tercapai. Dengan waktu yang tersisa, kami memproyeksikan penerimaan max (maksimal) di angka Rp1.135 T atau max 88% dari target. Dengan demikian shortfall minimal sebesar Rp147 T," ujarnya.

4. Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menyatakan capaian penerimaan pajak hanya akan menyentuh 90%. Angka ini dinilainya sudah cukup ideal mengingat pertumbuhan ekonomi juga sedang melambat.

"Angka itu cukup moderat ada peningkatan dibanding tahun 2016 yang hanya tercapai 83%. Saya kira kalau dipaksakan 100% akan tidak fluktuatif dan nanti bisa terlalu agresif sehingga mengkontraksi perekonomian," ungkapnya.***(okz)

 
 
 
 
 





 
 
 
 
Susi Pudjiastuti
 
 
 
 
Ragam Info  
 
 
21 Januari 2013 | 10:03 WIB
Percayakan asuransi Anda pada AJB Bumiputra 1912. Info lebih lanjut hubungi Marketing Dumai Sri Susilawati, SH di nomor 085271972633. Kami memberikan ....

 
15 Juli 2011 | 19:57 WIB
Anda butuh penyambungan baru listrik, hubungi kami biro instalasi Cahaya Riau Abadi di nomor HP 085265260272. ....

 
17 Desember 2010 | 15:20 WIB
AMAZONE MULTIJASA memberikan pelayanan dalam pembuatan stempel, kartu undangan, kartu nama, photocopy, jilid, stiker, advertising, neon box, spanduk, ....

 
21 Oktober 2010 | 21:45 WIB
Jika Anda ingin menjual barang: mobil, sepeda motor, tanah, rumah, dan lainnya, kirimkan foto dan keterangan barang, serta harga yang ditawarkan ke du ....

 
 
© 2009 dumaizone.com