Zona Promo

dumaizone.com  
Kamis, 21 Juni 2018  
 
 
DEPAN
 
 
 
Dua Bulan ke Depan, Riau Panen Raya Padi
6 Maret 2018 | 08:15 WIB
 
Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau menyatakan wilayah tersebut saat ini mulai memasuki masa panen Raya padi di beberapa wilayah guna memenuhi pasokan beras setempat.

"Sebenarnya panen padi di Riau sudah dimulai bulan lalu, dan akan berlanjut ke bulan seterusnya tergantung wilayahnya, " kata Kepala Bulog Divre Riau Awaluddin Iqbal kepada antara di Pekanbaru, kemarin.

Diberitakan antarariau, Awaluddin Iqbal mengatakan panen padi dimasa kini memang tidak dipastikan sebagai puncak panen dari sepanjang tahun. Karena yang tahu pasti adalah Dinas Pertanian.

Namun, melihat data lapangan saat ini di wilayahnya hampir merata di kabupaten/kota mulai melakukan panen.

Meski panen padi bulan lalu masih sifatnya di lokasi tertentu dan belum terlalu banyak, " tuturnya.

Namun sebut dia seiring bulan berjalan akan diikuti bergilir oleh sentta pertanian lainnya di Riau. Diproyeksikan puncaknya panen raya padi itu akan terjadi Maret dan April.

"Berdasarkan data yang ada proyeksi Bulog Bulan Maret dan April sudah banyak petani panen padi, " imbuhnya.

Ia menambahkan adapun wilayah yang menjadi sentra penghasil padi di Riau seperti Siak, Tembilahan dan Rokan Hilir.

"Dalam minggu ke depan di Rohil juga sudah mulai panen, dan Kuala Kampar bahkan minggu ini juga sudah panen," tambah dia.

Sebelumnya diberitakan Kepala Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian Riau, Kuntoro Boga Andri mengatakan Riau surplus padi pada 2017. Ini terjadi karena percepatan tanam di bulan September sehingga musim panen maju di bulan Desember.

"Karena biasanya di beberapa wilayah sentra produksi yang biasanya masih periode tanam dan Riau memasuki puncak paceklik pada akhir tahun, malah mendapatkan panen yang cukup melimpah," ujar Kuntoro dalam acara panen raya di Riau, beberapa waktu lalu.

Menurut Kuntoro, keberhasilan ini juga dipengaruhi karena pemerintah menambah luas tanam padi periode Agustus dan September 2017 lalu. Pada bulan September biasanya petani enggan menanam padi karena kondisi alam yang tidak mendukung dan ketersediaan air yang terbatas. Namun hal tersebut berubah setelah pemerintah menjalankan program Upsus milik Kementerian Pertanian.

Kuntoro menjelaskan periode panen di Riau dimulai dari Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dengan luas 200 hektar. Selanjutnya 40 hektar di Kecamatan Rupat.

Secarakeseluruhan, kata Kuntoro, petani di Riau mulai menerapkan pola menanam padi dua kali dalam setahun. Ia berharap cara ini mampu meningkatkan produksi padi dan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Kata Kuntoro lagi, peluang peningkatan produksi padi di Riau dapat terus dicapai dengan menambah luas tanam melalui ekstensifikasi dan peningkatan IP pertanaman khususnya pemanfaatan secara optimal lahan kering. Lahan rawa lebak dan pasang surut juga dinilai sangat potensial di Riau. Perbaikan infrastruktur pengairan dan inovasi budi daya dijamin akan menambah produktivitas padi kedepannya.***(ant)


 
 
 
 
 





 
 
 
 
Syafruddin Atan Wahid
 
 
 
 
Ragam Info  
 
 
21 Januari 2013 | 10:03 WIB
Percayakan asuransi Anda pada AJB Bumiputra 1912. Info lebih lanjut hubungi Marketing Dumai Sri Susilawati, SH di nomor 085271972633. Kami memberikan ....

 
15 Juli 2011 | 19:57 WIB
Anda butuh penyambungan baru listrik, hubungi kami biro instalasi Cahaya Riau Abadi di nomor HP 085265260272. ....

 
17 Desember 2010 | 15:20 WIB
AMAZONE MULTIJASA memberikan pelayanan dalam pembuatan stempel, kartu undangan, kartu nama, photocopy, jilid, stiker, advertising, neon box, spanduk, ....

 
21 Oktober 2010 | 21:45 WIB
Jika Anda ingin menjual barang: mobil, sepeda motor, tanah, rumah, dan lainnya, kirimkan foto dan keterangan barang, serta harga yang ditawarkan ke du ....

 
 
© 2009 dumaizone.com