Zona Promo

dumaizone.com  
Jumat, 14 Desember 2018  
 
 
DEPAN
 
 
 
Terendah Sejak 1998, Rupiah Tembus 15.043
2 Oktober 2018 | 17:27 WIB
 
NIlai tukar rupiah melemah melampaui level Rp15.000 per dolar AS pada perdaganganhari ini, Selasa (2/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,89% atau 132 poin ke level Rp15.043 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp14.945-Rp15.049.





Pencarian disini ...

Home Market Money & Currency
Rupiah Tembus 15.043 Terendah Sejak 1998
02 Oktober 2018 - 16:59 WIB, Oleh : Aprianto Cahyo Nugroho

Karyawan memperlihatkan mata uang rupiah di salah satu bank di Jakarta. - JIIBI/Abdullah Azzam
Karyawan memperlihatkan mata uang rupiah di salah satu bank di Jakarta. - JIIBI/Abdullah Azzam
Bisnis.com, JAKARTA — NIlai tukar rupiah melemah melampaui level Rp15.000 per dolar AS pada perdaganganhari ini, Selasa (2/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,89% atau 132 poin ke level Rp15.043 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp14.945-Rp15.049.

BACA JUGA :
Aviliani Peringatkan Depresiasi Rupiah
Rupiah Terus Bayangi Harga SUN
Risiko Investasi Indonesia Masih Bisa Turun
Mata uang Garuda sebelumnya dibuka dengan pelemahan 34 poin atau 0,23% di level Rp14.945 per dolar AS. Adapun pada perdagangan Senin (1/10/2018), rupiah berakhir terdepresiasi 8 poin atau 0,05% di posisi Rp14.911 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat 0,43% atau 0,407 poin ke level 95,705 pada pukul 16.11 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka di zona merah dengan turun tipis 0,006 poin atau 0,01% di level 95,292, setelah pada perdagangan Senin (1/10) berakhir menguat 0,17% atau 0,166 poin di posisi 95,298.

Dilansir Bloomberg, rupiah terjerembap menembus level Rp15.000 untuk pertama kalinya sejak 1998, sekaligus memimpin pelemahan di antara mata uang pasar negara berkembang Asia.

Para pelaku pasar melihat pelemahan ini akibat pergerakan dolar yang lebih kuat, kenaikan imbal hasil AS, harga minyak lebih tinggi.

"Mengingat kenaikan suku bunga AS, penguatan harga minyak, dan kemungkinan defisit perdagangan yang lebih luas, ditambah dolar yang lebih kuat dalam beberapa hari terakhir, terbukti sulit bagi Bank Indonesia untuk menahan rupiah di level Rp15.000," ungkap Khoon Goh, kepala penelitian di Australia And New Zealand Banking Group Ltd., seperti dikutip Bloomberg.

Rupiah melemah bahkan ketika Bank Indonesia melakukan intervensi dengan cara yang terukur untuk membatasi penurunannya. Bank sentral juga telah menaikkan suku bunga lima kali sejak Mei untuk melindungi mata uang.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution belum bersedia memberikan komentar mengenai nilai tukar Rupiah yang melemah hingga Rp15.000 terhadap dolar Amerika Serikat.

"Pokoknya saya belum mau komentar dulu. Saya coba pulang dulu, saya pelajari. Nanti kita lihat ya," kata Darmin ditemui seusai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden.***(bisnis.com)
 
 
 
 
 





 
 
 
 
Idrus Marham
 
 
 
 
Ragam Info  
 
 
21 Januari 2013 | 10:03 WIB
Percayakan asuransi Anda pada AJB Bumiputra 1912. Info lebih lanjut hubungi Marketing Dumai Sri Susilawati, SH di nomor 085271972633. Kami memberikan ....

 
15 Juli 2011 | 19:57 WIB
Anda butuh penyambungan baru listrik, hubungi kami biro instalasi Cahaya Riau Abadi di nomor HP 085265260272. ....

 
17 Desember 2010 | 15:20 WIB
AMAZONE MULTIJASA memberikan pelayanan dalam pembuatan stempel, kartu undangan, kartu nama, photocopy, jilid, stiker, advertising, neon box, spanduk, ....

 
21 Oktober 2010 | 21:45 WIB
Jika Anda ingin menjual barang: mobil, sepeda motor, tanah, rumah, dan lainnya, kirimkan foto dan keterangan barang, serta harga yang ditawarkan ke du ....

 
 
© 2009 dumaizone.com